Halo semua, kembali lagi di blog Ardian Fazri.
Saya menulis artikel ini di sebuah Indomaret di perjalanan arah pulang selepas bekerja. Sedang menunggu hujan reda, pasalnya dapat info dari Istri bahwa di rumah sedang hujan. Selain itu juga keyakinan saya diperkuat oleh aplikasi rainviewer. Aplikasi yang sudah saya gunakan dari 5 tahun yang lalu.
Kembali ke topik ya... Saya sebenarnya bingung ingin menulis apa...
Menulis apa ya...
Sembari menyeruput kopi diskonan dari point cafe, saya melihat kamera action cam yang sering saya bawa, yaitu DJI Osmo Action 4. Setelah saya cek, ternyata saya belum pernah membuat artikel tentang ini.
Jadi ya, kita buat saja sekarang yuk!
Mengenal DJI Osmo Action
Pertama mungkin kita bahas tentang lini produk dari DJI kali ya, khususnya tipe DJI Osmo Action. Lini kamera ini sudah jelas sekali di namanya bahwa action camera, kamera ini bersaing dengan GoPro dan beberapa kamera sejenis.
DJI Osmo Action memiliki 4 Generasi.
Bahasa desain Hardware
Dari generasi 1 hingga 4, DJI memutuskan untuk tidak terlalu mengubah banyak. Mungkin mereka berfikir bahwa tidak perlu merubah hal yang sudah baik.
Perbedaan mendasar sebenarnya ada di spesifikasi dan fitur, untuk fisik memang ada sedikit perubahan tapi tidak terlalu banyak. Bahkan DJI Osmo Action 3 dan 4 memiliki ukuran dan bentuk yang persis, aksesoris yang dipakai di DJI Osmo Action 3 memungkinkan juga bisa dipakai di DJI Osmo Action 4.
Spesifikasi DJI Osmo Action 4
- Sensor 1/1.3" Inch, lebih besar berapa persen ya dibandingkan DJI Osmo Action 3. Bahkan lebih besar dari GoPro 12 yang memiliki sensor 1/1.7", tapi untuk kualitas perlu kita bandingkan bersama. Infonya besarnya sensor ini memungkinan peningkatan kemampuan perekaman DJI Osmo Action 4 di malam hari. Saya ada beberapa contoh footage nya. Memang cukup oke. Selama tidak terlalu gelap.
- Dual color touchscreen. Ya, kalian tidak salah dengar. DJI Osmo Action 4 ini memiliki dua layar yang bisa kita sentuh untuk berbagai jenis kebutuhan. Bisa untuk melihat footage, untuk mengatur setting dan lainnya. Fitur ini yang saya suka, saya bisa mengatur kamera dari arah manapun, termasuk dalam kondisi yang tidak memungkinkan saya untuk melihat layar belakang.
- Bisa merekam Raw Footage dengan D-Log M. Infonya format raw ini dipakai juga di beberapa Drone DJI. Saya sendiri belum pernah pakai drone sih. Tapi tahu bagaimana hasil perekaman D-Log M, memang cukup ok karena sudah menyimpan data selebr 10 bit. Jadi kita bisa cukup leluasa untuk mengatur color grading hasil perekaman kita.
Apakah DJI Osmo Action 4 bisa menggantikan DSLR / Mirrorless?
Jawabannya adalah tergantung....
Tergantung jenis video apa yang akan kalian buat. Pasalnya jika kalian ingin membuat video yang memiliki focal range lebar untuk mendapatkan bokeh, maka tidak mungkin bisa menggunakan kamera action, action cam memiliki fix lens. Tapi hal ini adalah salah satu impian saya, soalnya DJI Osmo Action 4 ini bisa dilepas pelindung lensanya. Kemungkinan dengan beberapa perubahan dan penambahan, bisa dipasang lensa tambahan yang memungkinkan dia bisa merekam video bokeh. Jika ada waktu, coba kita pikirin.. hehe
Artikelnya nanti akan saya lanjutkan. Pulang dulu.
